Halaman Depan Sempit, Bagaimana Solusinya?

Membeli tanah kavling, mengapa tidak? Harganya yang relatif terjangkau serta bisa dicicil menjadi dua keuntungannya. Selain memastikan tanah kavling bertekstur keras untuk meminimalisir pondasi yang tidak kokoh, punya prospek pembangunan untuk memastikan harga merangkak naik & memudahkan akses, punya sertifikat yang sah untuk menghindari penipuan uang, bukan tanah sengketa untuk menghindari konflik, dan kondisi lahan yang datar untuk mengurangi biaya penibunan & resiko longsor), jenis tanah kavling pun harus dipikirkan sebelum mencapai kata sepakat.

Kalau ingin halaman yang luas, bisa pilih tanah kavling dengan tipe corner lot. Namun, tingkat keamanannya terbilang riskan karena memiliki dua pintu masuk. Ingin lebih private dengan keamanan yang lebih terjaga bisa pilih tanah kavling dengan tipe interior lot karena lokasinya di tengah-tengah kavling lain. Hanya saja, halaman depan untuk kavling jenis ini terbilang sempit. Kendatipun demikian, Anda bisa menyiasati masalah ini dengan cara-cara berikut:

Halaman Depan Sempit2Biarkan tanpa pagar       

Selain untuk menjaga privasi, pagar bertujuan untuk meminimalisir pencurian. Itulah mengapa pemasangan pagar patut dipikirkan. Hanya saja, untuk halaman yang sempit kurang begitu dianjurkan pemasangan pagar. Mengapa? Suasana akan terasa semakin pengap terutama pagar yang digunakan adalah pagar beton. Agar tidak terlalu kosong, bisa tanam rumput Jepang, palem, bunga mawar, bunga lily, lidah buaya, atau lainnya. Selain memberikan kesejukan & menambah estetika eksterior rumah, terutama pohon palem dapat menangkal kebisingan serta bunga lily & lidah buaya yang dapat mengurangi polusi.

Gunakan tanaman vertikal         

Terutama Anda yang suka berkebun, halaman pasti ingin dimanfaatkan untuk tempat menanam sayur, bunga, buah, atau lainnya. Namun, bagaimana bisa berkebun kalau halaman depan saja sempit? Tidak perlu khawatir, saat ini ada beragam metode berkebun untuk lahan sempit salah satunya vertikultur atau menanam secara vertikal. Media yang digunakan untuk metode berkebun ini hanya pipa PVC atau batang bambu yang sebelumnya telah diberi lubang di bagian sisinya. Selain lebih hemat tempat, metode penanaman ini hemat air. Btw, botol plastik bekas minuman pun bisa digunakan untuk media tanam, di mana disusun secara vertikal agar hemat tempat.

Manfaatkan atap rumah

Memanfaatkan atap rumah, mengapa tidak? Sebelum pembangunan rumah di tanah kavling dengan jenis interior lot, bisa pikirkan untuk membuat atap rumah yang datar mengingat halaman depan sempit. Atap rumah yang datar bisa Anda jadikan taman bermain anak dengan catatan diberi pagar tinggi agar tidak membahayakan keselamatannya, tempat santai dengan meletakkan gazebo, atau bisa juga sebagai lahan untuk perkebunan. Berikut beberapa metode berkebun yang bisa dipertimbangkan:

  • Berkebun dengan memanfaatkan batang bambu atau pipa PVC yang dilubangi untuk menempatkan tanaman. Lebih hemat air dan tempat jadi kriteria metode berkebun ini. Vertikultur masih menggunakan tanah sebagai media tanam.
  • Jika atap rumah tidak ingin sering basah, bisa gunakan metode berkebun aeroponik. Aeroponik adalah berkebun dengan memanfaatkan styrofoam di mana di bawahnya adalah air yang ada unsur ada. Penyiraman tanaman bisa dengan sprinkler system.
  • Sama halnya dengan metode berkebun aeroponik, hidroponik pun tidak menggunakan tanah sebagai media tanah tapi air. Hanya saja, hidroponik menggunakan pipa PVC, batang pisang, atau lainnya. Metode berkebun ini sangat cocok jika memiliki pasokan air yang minim.

Semoga halaman depan yang sempit bukan lagi jadi kendala Anda 😀